Kehidupan itu laksana laut, ada pasang dan surut yang harus dilewati, gairahnya bagai gelombang, sedang asa yang tersisa bagai meninggalkan kesunyian. Tapi dengan asa itu pula, mimpi-mimpi menjadi kekuatan bagi sebagian insan.
Manusia tak ubahnya bagai Gunung, dari jauh tampak kuat, gagah dan kokoh, ia mengalami pergerakan, namun karena adanya tekanan dari kiri dan kanan membuat ia seolah-olah tidak bergerak, di dalamnya terjadi pergolakan hebat, tapi tak seorangpun akan tahu, karena hanya ketenangan dan kesunyian yang di perlihatkan, sedangkan ancaman dan rintangan tersembunyi di balik pagi, siang dan malam.
Banyak, diantara kita merasa hebat, karena merasa lebih dari yang lain, tapi ia lupa bahwa sebenarnya kita tiada.
Sunday, February 24, 2008
Timoet
Diposting oleh
darmant de schge
di
5:19 PM
0
komentar
Sunday, November 11, 2007
KOTAK BERISI KASIH
Suatu hari ketika seorang ayah membeli beberapa gulung kertas bungkusan hadiah, anak perempuannya yang masih kecil dan manja sekali, meminta satu gulung.
“Untuk apa?” tanya si ayah.
“Untuk bungkus hadiah” jawab si kecil.
“Jangan dibuang-buang ya.” pesan si ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil.
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali si kecil sudah bangun dan membangunkan ayahnya, “Yah, Ayah…….. ada hadiah untuk Ayah.”
Si ayah yang masih menggeliat, matanya pun belum lagi terbuka sepenuhnya menjawab, “Sudahlah…. nanti saja.”
Tetapi si kecil pantang menyerah, “Ayah, Ayah, bangun Ayah, sudah pagi.”
“Eh… kenapa sih ganggu ayah… ini masih terlalu pagi untuk bangun.”
Ayah memandang sebuah bungkusan yang telah dibalut dengan kertas pembungkus yang diberikan semalam.
“Hadiah apa ni?”
“Hadiah ulang tahun untuk Ayah. Bukalah Yah, buka sekarang.”
Dan si ayah pun membuka bungkusan itu.
Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak kosong. Tidak berisi apa pun juga.
“Eh.. kenapa kosong?? Tak ada isi di dalamnya. Kan Ayah sudah bilang jangan buang-buang kertas bungkusan Ayah. Membazir!”
Si kecil menjawab, “Tidak Ayah….., itu ada isinya… Tadi
Si ayah merasa terharu, dia mengangkat anaknya. Dipeluk dan diciumnya.
“Puteri, Ayah belum pernah menerima hadiah seindah ini. Ayah akan selalu menyimpan hadiah ini. Ayah akan bawa ke kantor dan kalau sewaktu-waktu perlu ciuman Puteri, Ayah akan mengambil satu. Nanti kalau kosong diisi lagi ya!”
Kotak kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa-apa pun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi.
Lalu, walaupun kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata si ayah, namun di mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apa pun. Orang lain akan tetap menganggapnya sebuah kotak kosong.
Kosong bagi seseorang boleh dianggap penuh oleh orang lain. Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain. KOSONG dan PENUH - kedua-duanya merupakan produk dari “fikiran” anda sendiri. Sebagaimana anda memandangi hidup demikianlah kehidupan anda. Hidup menjadi berarti, bermakna, karena anda memberikan arti kepadanya, memberikan makna kepadanya. Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, hidup ini ibarat sebuah kotak yang kosong………..
Diposting oleh
darmant de schge
di
8:02 PM
0
komentar
Monday, November 5, 2007
Empati Via Kritik
Cinta dewasa yang matang adalah kesediaan untuk berkorban. Kita terutama memilih berbagi duka dengan orang yang kita cintai dan menomorduakan berbagi suka. Ibaratnya : kalau kenduri, kita makan belakangan. Kalau rumah kebakaran, kita menyelamatkan diri paling akhir karena mendahulukan upaya menyelamatkan sang kekasih. Untuk hal-hal yang menyenangkan, kekasih yang kita dahulukan. Sebaliknya untuk hal yang menyengsarakan kita berdiri di garis depan.
Cinta dewasa seringkali dilematik. Sebab romantisme dikontrol oleh rasionalitas. Mencintai seorang kekasih bukan berarti kita harus menuruti apa yang ia minta. Mencintai tidak sama dengan 'njlomprongake', meskipun menuruti kemauan kekasih adalah merupakan kemesraan universal yang memang nikmat.
Dengan kata lain, cinta dewasa memerlukan sikap kritis. Setiap orang yang terlibat dalam cinta memerlukan kesanggupan untuk menyodorkan kritik kepada orang yang dicintainya. Dan itu semua tidak hanya untuk di 'emplok' mentah-mentah, tetapi untuk dimaknai dan dibicarakan bebarengan. Kalau tidak, hubungan cinta akan dipenuhi blunder-blunder ruwet. Bukankah kita tahu banyak manusia yang dijlomprongake oleh pasangannya yang tidak mengkonsumsi sikap cinta yang tidak dewasa, yakni yang menolak sikap kritis dan lebih banyak mengelak untuk diajak 'rembugan'.
Walaupun saya bukan seorang profesional dalam hal cinta, dan bukan pula titisan dewi Amor, namun menurut falsafah saya kritis dalam cinta itu perlu. Cinta dewasa dapat diwujudkan justru dengan penyelamatan atas proses hidup saya, melalui kritik-kritik, kecaman, bahkan hardikan. Betapapun itu terkadang terasa perih, tetapi rasionalitas mengontrolnya dan menguakkan rahasia bahwa itulah yang terbaik bagi pergaulan cinta antar manusia.
Hanya saja saya sering menemukan insan yang tidak memiliki kesanggupan dan kekuatan hati untuk menyelenggarakan modus yang sama, perawan Indonesia yang tertunduk dan merendam segala sesuatu dalam hati yang suci.
Diposting oleh
darmant de schge
di
9:33 PM
0
komentar
Panggilan Cinta
Dan cinta tidak memiliki hasrat, selain mewujudkan maknanya sendiri. Cinta tidak memiliki atau dimiliki, karena cinta telah cukup untuk dirinya sendiri. Sebab cinta adalah suatu yang egois dan mutlak keberadaanya, takkan hangus terbakar api kebencian, takkan layu oleh tajamnya sinar matahari dan takkan hancur oleh amukan badai kemurkaan. dan bukan kebencian yang menjadi musuhnya, melainkan ketidakpedulian semata.
Diposting oleh
darmant de schge
di
7:03 PM
0
komentar
Wednesday, October 31, 2007
Do'aku padaMu
Allahu yaa Robb aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau
Allahu Robbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh
Allahu Robbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
Dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu Robbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Robbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu…
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Amieen Yaa Robbal alamieeen!
Diposting oleh
darmant de schge
di
10:57 PM
0
komentar
Thursday, June 7, 2007
THE MEANING OF LIFE

Hidup itu bukan berarti berapa jumlah saldo dalam depositmu, atau berapa jumlah mobil mewahmu, atau pula berapa banyak wanita yang telah kau nikahi, atau berapa banyak orang yang memuji-muji kecantikanmu/ketampananmu, dan kebanggaan-kebanggaan duniawi lainya yang sifatnya sementara.
Tetapi, hidup ini berarti bagaimana kamu mencintai orang lain selain dirimu sendiri, dan bagaimana engkau berbuat baik kepada mereka sedemikian rupa sehingga mereka tidak dapat membalas kebaikanmu itu.
Diposting oleh
darmant de schge
di
8:33 AM
0
komentar


